ARTIKEL BISNIS "NAEN"
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhl4oHnwUGEuSD6gDEj_vZONoRYMu8NQPDqTpDNnOYPdrwhnddA5f1ovno_4OuN6-p7563buYsxe_pqPl4bTesxqs1Tet72naHv0OGFBbBjnGoEJe7CTQ7MpO5Nf2vUF9ax1la2lPnpnFs0/s72-c/logo_96.jpg
- Mesin tetas
- Aliran listrik
- Telur fertil
- box
- Merencanakan sebuah tempat yang layak, sebaiknya jangan terlalu dekat dengan pemukiman
- Membuat perencanaan besarnya kapasitas usaha
- Setelah itu membeli atau membuat sendiri mesin tetas
- Membeli bahan baku
- Melaakukan proses penetasan.
- Melakukann pemasaran
Mataram,
30 januari 2013
Usaha
penetasan telur ayam arab adalah usaha untuk menghasilkan bibit unggas dalam
jumlah yang banyak dimana usaha ini sangat mudah dijalankan oleh siapun, usaha
ini memiliki prospek pasar yang sangat luas baik di mataram maupun di luar
mataram. Ini dikarenakan produk-produk peternakan merupakan produk yang selalu
dibutuhkan oleh masyarakat setiap harinya
Masyarakat
mataram khususnya sebenarnya dapat mendirikan usaha penetasan telur ayam arab
ini karena usaha ini tidak sulit untuk dijalankan.Peningkatan pendapatan
masyarakat dapat diperoleh oleh masyarakat jika masyarakat mataram khususnya
mau mendirikan usaha ini “Modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar, tempat
yang tidak selalu harus luas, proses menjalankan usaha tidak susah serta pasar
sebagai tempat memasarkan produk juga sudah jelas” (Bono Maryadi selaku
pemilik usaha penetasan di selagalas).
Jumlah
permintaan akan produk peternakan semakin hari semakin meningkat ini
disebabkan kesadaran masyarakat akan pentingya gizi bagi anak-anaknya. Namun
disisi lain jumlah produksi ternak berupa ayam masih kurang maka untuk itu
usaha penetasan telur ayam arab yang menghasilkan bibit unggas dalam jumlah
banyak adalah solusi yang tepat untuk saat ini.
Peluang usaha
Peluang usaha penetasan di mataram sangat baik
masyrakat yang sadar dengan gizi adalah peluang yang sangat jelas. Jika
kebutuhan masyarakat meningkat maka peluang pelaku usaha untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat sangat besar yang pada akhirnya mendatangkan pundi-pundi
rupiah dari usaha penetasan ini. Kesempatan ini
juga bermanfaat bagi pemuda yang tidak mempunyai pekerjaan untuk belajar
tentang bagaimana cara mendirikan usaha, menjadi wirausaha, belajar mandiri
dengan situasi pasar di mataram yang luas maka pemuda dapat mendapatkan rupiah
dari usaha yang dijalankannya „menjadi wirausaha lebih baik daripada menjadi
penganggura“
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memperluas
pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya berwirausaha,dengan
berwirausaha dibidang peternakan selain kita mendapatkan pahala karena dapat
memenuhi kebutuhan protein orang banyak juga dapat mendatangkan rupiah yang
banyak.
Alat dan bahan yang harus dipersiapkan
Proses memulai usaha
Dalam merencakan tempat usaha kita sebagai pelaku usaha
yang masih awam atau pemula harus benar-benar memilih lokasi yang mudah
dijangkau oleh konsumen, mudah diakses. Tempat usaha harus bersih dan
terhindar dari penyakit.
Berapa besar kapasitas usaha yang kita inginkan. Ini
berkaitan dengan besar modal yang akan kita keluarkan. Usaha ini sangat mudah
dijalankan tidak perlu modal besar, minimal modal yang kita investasikan
sebesar Rp.2.000.000
Membeli atau membuat mesin tetas sangat diperlukan
untuk menunjang proses produksi, mesin tetas ini mudah didapatkan bisa kita
buat sendiri dengan bahan dan alat sederhana dan bisa kita beli langsung
seharga Rp.500.000 dengan kapasitas 300 butir telur.
Bahan baku harus tersedia dan berkesinambungan agar
proses produksi dapat berjalan lancar, sebagai innformasi tempat mendapatkan
telur yang fertil bisa didapatkan di lombok timur kita tinggal mencari
informasi disana.
Proses penetasan ini sangat penting untuk keberhasilan
usaha penetasan ini. Kita harus benar-benar memperhatikannya baik dari segi
suhu mesin tetas sampai dengan proses pembalikan telur. Sebagai informasi ada
beberapa teknik dalam proses penetasan ini diantaranya , 1. telur yang kita
masukan harus fertil dengan ciri-ciri bentuk telur oval, tidak terlalu besar,
warna agak putih, kerabangnya tipis, sedangkan untuk pembalikan harus dibalik
sebanyak 3 kali sehari, pagi, siang, dan sore dengan kemiringan 40 derajat.
Pemasran sangat mudah kita lakukan, bisa kita pasarkan
langsung kee peengepul, cari informasi di rumah makan dan masih banyak lagi
ZULKARNAIN*)
B1A 009 064
UNIVERSITAS MATARAM
FAKULTAS PETERNAKAN
http://adf.ly/PZALz
KLIK LINK DIATAS
KLIK LINK DIATAS

Post a Comment